PUBLICATIONS AND ARTICLES

Home  >>  PUBLICATIONS AND ARTICLES

  • Press Release: Masa Depan Kepemimpinan Kota Bandung Pasca Ridwan Kamil (10/16/2017)

    Instrat-logo-final

    PRESS RELEASE

    PUBLIK KOTA BANDUNG MENANTI KEMANA ARAH DUKUNGAN       RIDWAN KAMIL UNTUK KEPEMIMPINAN KOTA BANDUNG KE DEPAN

    De Pavilijoen Hotel, Senin, 16 Oktober 2017

     

    Indonesia Strategic Institute (INSTRAT), sebuah institut kajian pada isu-isu strategis politik dan sosial humaniora, telah melakukan survey untuk mengetahui secara generik persepsi warga kota Bandung terkait masalah-masalah kota Bandung dan suksesi kepemimpinan jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bandung 2018 mendatang.

    Persepsi Publik Terhadap Pemerintahan Kota Bandung

    Kepuasan publik kota Bandung terhadap kinerja pemerintahan Ridwan Kamil-Oded M.Danial begitu tinggi, yaitu sebesar 80% mengatakan puas. Angka ini menunjukkan kenaikan yang signifikan dibandingkan hasil survei Instrat Maret 2017 lalu yang berada di angka 72%. Demikian pula persepsi tentang perubahan yang terjadi dibandingkan dengan pemerintahan sebelumnya, 86% responden mengatakan kota Bandung telah berubah menjadi semakin baik. Angka ini naik dari sebelumnya sebesar 77,2% di bulan Maret 2017.

    Diduga, kepuasan publik yang sangat tinggi dan penilaian akan kondisi kota bandung yang semakin baik inilah yang menyebabkan mayoritas responden sebesar 66% masih menginginkan dipertahankannya gaya kepemimpinan Ridwan Kamil untuk kota Bandung ke depan. Akan tetapi, publik tampaknya masih kebingungan untuk mencari dan menentukan calon penerus kepemimpinan Ridwan Kamil. Hal tersbut terkonfirmasi bahwa terdapat 74% responden yang mengaku belum memiliki pilihan, dan diperkuat pada pertanyaan tertutup pada simulasi-simulasi elektabilitas dimana responden yang belum menentukan pilihan/tidak menjawab hingga diatas 60%.

    5 Nama Teratas Bakal Calon Walikota Bandung

    Jawaban dari pertanyaan terbuka untuk Top Of mind Bakal caon walikota Bandung, tiga teratasnya adalah Ridwan Kamil (30,9%), Oded M.Danial (9%), dan Fiki Satari (5,7%). Sedangkan untuk jawaban responden atas pertanyaan terbuka bakal calon wakil walikota Bandung, tiga teratas yang banyak diingat dalam benak masyarakat yaitu Oded M.Danial (27,2%), Ridwan Kamil (9,2%), dan Fiki Satari (9,2%)

    Untuk pertanyaan elektabilitas, dominasi tertinggi masih ada pada Ridwan Kamil dengan perolehan potensi elektabilitas di angka 50,2% saat dikompetisikan dengan 25 nama bakal calon lainnya. Sementara itu, jika Ridwan Kamil tidak diikutsertakan dalam simulasi kompetisi, responden yang belum menentukan pilihan/tidak menjawab melonjak menjadi sangat tinggi hingga 61,8%. Ini menunjukkan per hari ini, pemenang sementara jika pilkada kota Bandung diselenggarakan, maka Ridwan Kamil atau Swing voter yang menjadi juaranya.

    Kendati demikian, muncul setidaknya 5 nama bakal calon walikota di urutan pilihan publik teratas yang berpotensi akan saling berkompetisi dengan ketat. Kelimanya yaitu Oded M.Danial dengan elektabilitas 10,4%, Nurul Arifin 5,6%, M.Farhan 5,6%, Yossi Irianto 4,8%, dan Fiki Satari 4,2%. Hasil tersebut menggambarkan bahwa saat ini masih belum ada bakal calon walikota yang cukup dominan, dan dengan demikian juga mengisyaratkan bahwa belum ada bakal calon walikot yang dapat dikatakan cukup aman untuk berpotensi memperoleh kemenangan, kelimanya dalam posisi relatif berimbang mengingat jumlah swing voters masih 61,8%.

    Ditengah kegalauan publik kota Bandung, hasil survei menunjukkan bahwa 63,2% responden mengatakan setuju jika memilih calon walikota yang didukung oleh Ridwan Kamil. Hal ini diperkuat dengan adanya sebanyak 32,6% responden akan dapat mengubah keputusan pilihan terhadap calon yang sudah dipilih  jika adanya dukungan dari Ridwan Kamil. Deengan demikian, publik kota Bandung sedang menanti kemana arah dukungan Ridwan Kamil untuk kepemimpinan kota Bandung  ke depan.

    RK dan Modal Potensi Suara Dukungan Publik Kota Bandung

    Sebanyak 61,4% responden menyatakan akan memilih Ridwan Kamil jika pilkada Jawa Barat diselenggarakan pada saat hari survey berlangsung. Sementara yang diprediksi akan menjadi pesaing terkuatnya, Deddy Mizwar hanya mendapatkan modal suara dukungan 9% dari publik kota Bandung. Bagi Ridwan Kamil, ini menjadi salah satu modal sosial-politik dasar yang kuat dan legitimate dari publik kota Bandung. Namun demikian, bagi para pesaingnya, gambaran tersebut hanya menggambarkan potensi pemilih satu kota dari keseluruhan kota dan kabupaten yang berada di Jawa Barat, yang berarti, masih akan sangat dinamis situasinya dalam waktu ke depan.

    Catatan Survey

    Pengumpulan data berbasis wawancara terstruktur face-to-face ke responden dengan usia minimal 17 tahun atau sudah menikah (jika kurang 17 tahun), rentang pengambilan data 22-26 September 2017, stratified random sampling, meliputi 151 kelurahan dan 30 kecamatan di Kota Bandung. Jumlah responden sebanyak 500 orang, dengan margin of Error sebesar +-4%.

  • KETIMPANGAN EKONOMI DAN RUMAH-003 (NOL NOL TIGA) (2/22/2017)

    KETIMPANGAN EKONOMI DAN RUMAH-003 (NOL NOL TIGA) :  Rumah DP NOL, Bunga NOL tahun pertama, Cicilan murah sampai tahun ke TIGA

    Oleh Sidrotun Naim, PhD, MPA

    Dewan Pakar Indonesia Strategic Institute

    Alumni Harvard University John F. Kennedy School of Government

    rumah dp 0 persen

    Bisakah DP 0%? Jangankan DP nol, dikombinasi dengan bunga nol di awal pun bisa. (more…)

  • DPRD Jabar: Hasil Survei Instrat Bahan Evalusi (1/18/2017)

    Ineu Purwadewi

    Bandung – DPRD Jawa Barat menyatakan hasil survei dari Indonesia Strategic Institute (INSTRAT) yang menyatakan 47 persen publik mengaku puas dengan kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar harus menjadi bahan evaluasi untuk lembaga eksekutif agar bekerja lebih baik lagi. (more…)

  • Emil Apresiasi Hasil Survei Instrat (1/17/2017)

    ridwan kamil

    Bandung – Ridwan Kamil mengapresiasi hasil survei Indonesia Strategic Institute (Instrat) yang menyebutkan dirinya sebagai nominasi calon gubernur Jawa Barat dengan elektabilitas tertinggi. (more…)

  • Survei: Desy Ratnasari Kandidat Kuat Cawagub Jabar (1/17/2017)

    desy ratnasariBandung – Meski tak masuk sebagai kandidat kuat pengganti Ahmad Heryawan pada 2018, Desy Ratnasari menjadi kandidat kuat sebagai Wakil Gubernur Jabar. Hal itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan Indonesia Strategic Institute (Instrat) pada 24-28 November 2016. (more…)

  • Deddy Mizwar Tanggapi Hasil Survey Instrat (1/17/2017)

    066176800_1431656139-deddy_mizwar_2

    Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menanggapi hasil survei lembaga pengkajian isu-isu strategis, sosial humaniora di Kota Bandung, yakni Indonesia Strategic Institute (INSTRAT) yang menyatakan dirinya menjadi salah seorang sosok aling layak sebagai calon gubernur Jawa Barat 2018. (more…)

  • 47 Persen Publik Puas Terhadap Kinerja Aher-Deddy (1/16/2017)

    aher deddy

    Bandung – Survei lembaga pengkajian isu strategis, politik dan sosial humaniora, yakni Indonesia Strategic Institute (INSTRAT) menyatakan 47 persen publik mengaku puas dengan kinerja dari Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) dan Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar.

    “Sebanyak 47 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Aher dan Demiz (Deddy Mizwar), 28 persen tidak puas, dan 25 persen menjawab tidak tahu,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Strategic Institute (INSTRAT) Jalu Pradhono Priambodo di Bandung, Senin.

    Ia menuturkan survei tersebut juga memotret tentang tingkat kepuasan di Jawa Barat yakni sebanyak 50 persen responden menyatakan perubahan di Jawa Barat semakin baik, 37 persen menyatakan perubahan di Jawa Barat semakin buruk dan 13 persen menyatakan tidak tahu.

    “Kemudian untuk persepsi kebanggaan dan kebahagian, sebanyak 93 persen responden menyatakan bangga dengan Jawa Barat dan dua persen menyatakan tidak bangga serta lima persen menyatakan tidak tahu,” kata dia.

    Menurut dia, persepsi publik terhadap isu kesejahteraan menempati posisi teratas pada persepsi masalah umum bagi responden yakni mencapai 44,8 persen, diikuti dengan isu lapangan kerja 22,1 persen, dan harga kebutuhan pokok 10 persen.

    “Hasil-hasil tersebut sejalan dengan persepsi publik tentang keseriusan dari pemerintah dalam hal kesejahteraan sebanyak 66,6 persen, harga kebutuhan pokok 63 persen dan lapangan kerja 54,3 persen yang dianggap publik masih belum serius,” katanya.

    Hal tersebut, kata dia, menyebabkan adanya ketidakpuasaan yang memusat pada tiga bidang tersebut, di mana publik Jawa Barat merasa tidak puas dalam hal kesejahteraan 66,3 persen, harga kebutuhan pokok 61,3 persen dan lapangan kerja 56,6 persen.

    INSTRAT telah melakukan serangkaian survei untuk memotret seputaran persepsi publik terhadap kepemimpinan Jawa Barat saat ini dan harapan publik terhadap kepemimpinan Jawa Barat untuk masa mendatang.

    Survei tersebut, kata Jalu, dilakukan pada 24-28 November 2016 dan menyasar sebanyak 1.600 responden warga Jawa Barat yang minimal telah berusia 17 tahun atau sudah menikah dan survei dilakukan dengan teknik wawancara face to face berbasis kuesioner terstruktur yang dipegang pewawancara dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

    “Pengambilan sampel dibuat proposional hingga kabupaten/kota dan desa/kelurahan yang disurvei sebanyak 253 buah tersebar di seluruh Jawa Barat dengan margin of error 2,49 persen. Pembiayaan survei dilakukan dengan mengalokasikan anggaran internal INSTRAT,” kata dia.

    sumber

  • Ini Tiga Bakal Calon Kuat Gubernur Jabar Versi Instrat (1/16/2017)

    press release januari 2017

    Bandung – Indonesia Srategic Institute (Instrat) melansir 13 nama bakal kandidat Gubernur Jawa Barat berdasarkan popularitas. Nama-nama tersebut bisa menjadi preferensi cagub-cawagub Pilkada Jabar 2018 untuk partai maupun masyarakat. (more…)

  • Press Release: Masa Depan Panggung Kepemimpinan Jawa Barat (1/16/2017)

    Instrat-logo-final (1) (1)Bandung – Indonesia Strategic Institute (INSTRAT), sebuah lembaga pengkajian pada isu-isu strategis, politik dan sosial humaniora yang berbasis di Kota Bandung Jawa Barat, telah melakukan serangkaian survey untuk memotret seputaran persepsi publik terhadap kepemimpinan Jawa Barat saat ini dan harapan publik terhadap kepemimpinan Jawa Barat untuk masa mendatang. (more…)

  • #ReboNyunda, Program Ridwan Kamil yang Paling Berkesan (3/4/2016)
    1410880846Bandung – Wali kota Bandung Ridwan Kamil punya cara tersendiri untuk mengajak warganya mencintai Kota Bandung. Salah satunya adalah program harian tematik yaitu #SeninBisGratis, #SelasaTanpaRokok, #ReboNyunda, #KamisInggris, #Jumat Bersepeda,#Sabtuculinarynight, dan #MingguCFD. Gerakan moral lainnya yang diusung Ridwan Kamil adalah Sejuta Biopori, Taman Tematik, dan belakangan Gerakan Pungut Sampah (GPS) serta Bandung Tour on Bus.

    (more…)

  • Survei: Warga Kota Bandung Puas Dipimpin Ridwan Kamil (3/4/2016)

    170428202-fot0142780x390

    Bandung – Indonesia Strategic Institute (Instrat) melakukan survei persepsi publik terhadap satu tahun kepemimpinan Ridwan Kamil dan Oded Danial menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung. (more…)

  • Pilkada Depok, Rieke “Oneng” Duduki Puncak Survei (3/4/2016)

    pilkada-depok-rieke-oneng-duduki-puncak-survei-PLEWJWpcgV

    Depok – Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada Desember 2015, bursa nama bakal calon wali kota Depok semakin memanas. Sejumlah nama tokoh nasional dan lokal bermunculan. (more…)

  • INSTRAT : Prabowo-Hatta UngguL di Jawa Barat (7/10/2014)

    prabowo hatta

    Bandung –  INSTRAT (Indonesia Strategic Institute) menyelenggarakan survei pada tanggal 3-5juli 2014 untuk melihat prefensi pilihan publik Jawa Barat terhadap pasangan kandidat Presiden dan Wakil presiden. Survey ini melingkupi 26 Kabupaten / Kota se-Jawa Barat dengan mengambil 1200 sampel responden. (more…)